Home » » Orang Sakai

Orang Sakai


Jakarta (GWT) - Orang Sakai hingga kini masih menjadi masyarakat yang terasing, dan hidup masih secara tradisional, serta nomaden pada suatu kawasan di pulau Sumatra, Indonesia. 

Orang Sakai, dulunya disebut sebagai Orang Pebatin, nama sakai dikenal saat Jepang menjajah Indonesia.

Kelompok sosial Orang Sakai terbagi menjadi Perbatinan Lima (Batin nan Limo), dan Perbatinan Delapan (Batin nan Salapan).

Perbatinan Lima
Rombongan ini terdiri dari 5 keluarga yang sebelumnya bermukim di desa Mandau, yang meminta ke kepala desa Mandau agar diberikan tanah, karena tidak bisa kembali lagi ke kerajaan Pagaruyung, ataupun ke Kunto Bessalam. Akhirnya kepala desa memberikan hak ulayat di beberapa daerah, yang kini menjadi cikal bakal daerah Perbatinan Lima.

Perbatinan Delapan
Perbatinan ini berasal dari rombongan yang dipimpin oleh Batin Sangkar, yang berasal dari Pagaruyung. Batin Sangkar memecah rombongan menjadi delapan kelompok, masing-masing kelompok membuka hutan untuk dijadikan tempat

Tanah yang ditempati oleh masing-masing "Perbatinan" dibedakkan dari ciri-ciri tanah yang dimiliki masing-masing perbatinan. Batin nan Limo ditandai dengan gundukan tana, sementara tanah yang dimiliki Batin Salapan ditandai dengan kayu kapur, dan sialang.

Foto : Istimewa

Thanks for reading & sharing Gosip WA Terkini

Previous
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Gosip WA Terkini

Populer