Home » , » Kuliah Satu Menit dari Seorang *PENJUAL KORAN"

Kuliah Satu Menit dari Seorang *PENJUAL KORAN"

Jakarta (GWT) - Ini hanya penjual koran biasa, bukan ustadz atau kyai atau prof atau doktor... tapi kita WAJIB belajar darinya.

Pagi itu seorang penjual Koran berteduh di tepi sebuah warung...
Sejak subuh hujan turun lebat sekali....
seakan menghalanginya melakukan aktivitas untuk berjualan koran seperti biasa.

Terbayang di fikiranku, tidak ada satu sen pun  uang yang akan di peroleh seandainya   hujan tidak berhenti. 
Namun, ....kegalauan yang kurasakan ...
ternyata tidak nampak sedikitpun di wajah penjual Koran itu.

Hujan masih terus turun. 
Si penjual koran masih tetap duduk di tepi warung itu sambil tangannya memegang sesuatu. Tampaknya seperti sebuah buku. Kuperhatikan dari jauh, lembar demi lembar dia baca. Awalnya aku tidak tahu apa yang sedang dibacanya. Namun perlahan-lahan ku dekati....ternyata… Mashaa Allah…yg dibaca
Kitab Suci Al-Qur'an..!

+ "Assalamu 'alaikum" ...
- “Wa'alaikumus salam"
+ “Bagaimana jualan korannya  mas ?" ...
- “Alhamdulillah, ...
sudah terjual satu.”
+ “Susah juga ya, kalau hujan begini" ...
- “In shaa Allah sudah diatur rezekinya.”
+ “Terus, ....kalau hujannya sampai siang ?”
- “Itu berarti rezeki saya bukan jualan koran, tapi banyak berdoa.”
+ “Kenapa ?”
- “Bukankah  Rasulullah SAW besabda, "Ketika hujan adalah saat yang mustajab untuk berdoa". Maka, kesempatan berdoa itu adalah rezeki juga.” 
+ “Lantas, kalau tidak dpt uang, bagaimana ?”
- "Berarti, rezeki saya adalah bersabar"
+ "Kalau tidak ada yang bisa dimakan....?"
- “Berarti rezeki saya berpuasa"
+ “Kenapa  bisa berfikir seperti itu ?”
- “Allah SWT yang memberi kita rezeki. 
Apa saja rezeki yang Allah berikan saya terima dan syukuri. 
Selama berjualan koran.... walaupun tidak laku, dan harus berpuasa......saya tidak pernah  kelaparan", kata-katanya ikhlas menutup pembicaraan.

Akhirnya ... hujan pun berhenti.... 
Si penjual  koran bersiap-siap untuk terus menjajakan korannya.
Ia pergi sambil memasukkan Al-Quran ke dalam tasnya. 

● Aku termenung ... 
tanpa kusadari ...
cermin mata ku menjadi gelap.... karena… cucuran airmata...
Aku tersadar....
setelah aku merenungi setiap kalimat tausiah yang diucapkan penjual  koran tadi...

🔴 Ada penyesalan di dalam hati....mengapa kalau hujan aku yang resah-gelisah....
Kuatir tidak mendapat uang....?
Risau rumah akan terendam banjir.....
Bimbang tidak bisa datang kekantor.. .. 
Keluh kesah tidak bisa bertemu rekan bisnis..... 

🔵 Kembali baru ku sadari,... *"REZEKI BUKAN HANYA UANG..."*
Tetapi ...hidayah.... kesabaran, ....berpuasa,.....berdoa, .....beribadah...
rasa syukur....
semuanya merupakan amal sholeh yang perlu kita syukuri....yang juga merupakan rezeki dari Allah Subhana wa  ta' ala 

Sumber : Sate Jawa
Foto : Istimewa

Thanks for reading & sharing Gosip WA Terkini

Previous
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Gosip WA Terkini

Populer