Home » » eSport vs Gaming

eSport vs Gaming

Atlet eSport Indonesia
Jakarta (GWT) - eSports (Olahraga Elektronik), kini sudah menjadi Cabang Olahraga (Cabor) yang diuji coba pada Asian Games 2018. 

Sekaligus kontingen Indonesia membuktikan kepiawaiannya, dengan menyabet medali emas pada ajang tersebut dari cabang eSports. 

Medali emas diraih oleh Ridel Yesaya Sumarandak dari eSports Clash Royale.

Takayal, eSports memang berangkat dari dunia gaming, namun demikian keduanya tidak dapat disamakan.

Jago gaming adalah salah satu syarat jadi atlet eSports, tapi untuk menjadi atlet eSports butuh keseriusan, berbeda dengan gaming yang dilakukan untuk mengisi waktu senggang. 

eSports memerlukan disiplin, dan kerja sama tim yang solid, serta mental yang kuat. Hal ini disebabkan, karena dalam turnamen utama biasanya atlet bermain 16 jam sehari, ditambah dengan syarat keterampilan khusus, yang harus dimiliki Atlet eSport, di dalam sebuah tim, untuk dapat mengelabuhi lawan.

Tanpa disiplin dan latihan fisik terarah, akan sangat mempengaruhi performa Atlet eSport saat bertanding.

Biasanya kompetisi dibagi dua kategori, Multiplayer seperti; DOTA 2 dan League of Legends, atau Singleplayer seperti; Hearthstone, dan Starcraft 2.

Dari sisi Atlet eSports, antara lain: 
  • Game yang dipakai memiliki persyaratan tertentu 
  • Disiplin menjadi hal utama, seperti pada Cabor lainnya
  • Atlet dilatih secara profesional termasuk soal kebugaran
  • Atlet bermain mewakili tim tertentu
  • Atlet memakai seragam
  • Atlet digaji secara profesional
Dari sisi Gamer, antara lain :
  • Para gamer cenderung bermain untuk dirinya sendiri (individu)
  • Tidak berseragam
  • Tidak digaji

Kategori Game eSport wajib memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain :
  • Game harus kompetitif, dan dapat dipertandingkan dalam skala besar oleh berbagai negara.
  • Game memiliki tujuan, yang sesuai kriteria eSports
  • Game memiliki sasaran permainan, yang tidak hanya mengalahkan lawan, tetapi juga menghancurkan basis pertahanan
  • Game harus punya value dari sisi penciptaan karakter
  • Game wajib memiliki karakter, dan item yang berimbang, agar dapat menciptakan strategi sendiri dalam mengalahkan musuh
Begitulah perbedaan antara eSport dengan Gaming.

Foto : Istimewa

Thanks for reading & sharing Gosip WA Terkini

Previous
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Gosip WA Terkini

Populer